Oke, minggu kemarin salah satu ketakutan terbesar dalam hidupku muncul dan mulai menghantui. Semua orang punya rasa takutnya sendiri-sendiri kan? Salah satu dari ketakutan dlm hidupku adalah.... dokter gigi.
Kenapa?
Karena rasanya tidak enak untuk duduk di kursi dgn beragam alat2 aneh yg tampak tajam dan menakutkan itu untuk kemudian mangap dengan sukarela dan membiarkan si dokter gigi mengorek-orek gigi kita. Ditambah lagi pengalaman buruk jatuh dan menghancurkan susunan gigiku di masa kecil yang ga beres-beres dan (tentu saja) mendatangkan tagihan yg panjang dan mahal. It's totally painfull. Bagian pembayarannya tentunya.
Jadi, bisa dipahami kan kalo periksa ke dokter gigi adalah hal yg sangat traumatis buatku. Tapi tampaknya, mau tidak mau, harus kuhadapi. (Nyet!)
2 mingguan yg lalu mendadak muncul rasa gatal yg mengganggu di gigi depan. Tak ada nyeri, ngilu, cenut-cenut, atau rasa sakit apapun. Hanya gatal. Tapi jangan anggap remeh rasa gatal ini. Kalau terus-menerus merasakan sensasi gatal di gusi, yg jelas-jelas tidak bisa digaruk untuk sekedar menghilangkan rasa gatalnya, emosi mulai terpengaruh.(baca: uring-uringan) Akhirnya di satu sore yang tidak cerah karena hujan gerimis yang turun terus menerus sepanjang hari, terpaksalah saya membuat kunjungan pertama dalam sekian tahun ke dokter gigi. Ketakutan terbesar saat itu adalah kalau ada lubang di gigi. Ngebayanginnya aja udah merasa ngilu.
Saya datang sesuai jam janjian dan setelah menunggu 15 menitan, jeng-jeng, akhirnya digiringlah saya utk masuk ke ruang periksa. Bla-bla-bla cerita dikit soal rasa gatal yg terasa di gusi dan langsunglah saya didudukkan di kursi eksekusi. Mangap 1-2 menit dan ketemulah penyebab rasa gatal itu, yaitu ....... karang gigi.
hihihihihhhhh......
Kemalasan ke dokter gigi berbuah timbunan karang gigi yg mengganggu ketentraman hidup. Oh well, mumpung di dokter gigi akhirnya sekalian periksa dan cek gigi2 lainnya yang tidak terasa sakit tapi ternyata banyak yg berlubang. Masing di tahap awal sih, tapi mendingan lgsg ditangani sekarang drpd nunggu ntar infeksi kan?
Pertama, karena saat itu karang gigi ini yg mengganggu jadi untuk jadwal periksa saat itu penanganannya lebih ke pembersihan karang gigi. Tidak menyakitkan sama sekali. Cuma ngilu saat makan minum di hari berikutnya. (kata dokternya karena gusinya terbuka dan akar gigi jadi terpapar makanan-minuman yg dimakan)
Lalu, minggu depannya balik lagi untuk menambal lubang2 di gigi yg ada banyak. Siyaulll!!!! Walo masih kecil dan di tahap awal, tetap saja jumlahnya banyak dan tagihannya jadi berlipat. Hiks.....
So, beware of dentist ya... Mendingan rajin-rajin ke dokter gigi-lah sebelum sakit parah. Ga sakit kok pas di periksa, sakitnya pas bayar. hahaha...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar